<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ajiyulianto90's Weblog</title>
	<atom:link href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com</link>
	<description>lintas karang klesem</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Mar 2008 12:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ajiyulianto90.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ajiyulianto90's Weblog</title>
		<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/osd.xml" title="Ajiyulianto90&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ajiyulianto90.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Selatan</title>
		<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/12/sumber-daya-alam-provinsi-sumatera-selatan/</link>
		<comments>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/12/sumber-daya-alam-provinsi-sumatera-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 12:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiyulianto90</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiyulianto90.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[potensi sumatra selatan KAYU KARET Sebagai SUBSTITUSI KAYU HUTAN ALAM Pembatasan penggunaan kayu yang berasal dari hutan alam sebagai bahan baku industri, bukanlah hal yang mencemaskan bagi pelaku industri kehutanan. Hal ini justru harus dijadikan tantangan agar industri tetap bertahan dan tidak terjadi pengurangan bahkan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. Berbagai upaya yang bisa ditempuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=8&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b>potensi sumatra selatan</b></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/12/sumber-daya-alam-provinsi-sumatera-selatan/9/" rel="attachment wp-att-9" title="images.jpg"><img src="http://ajiyulianto90.files.wordpress.com/2008/03/images.thumbnail.jpg?w=450" alt="images.jpg" /></a></p>
<p>KAYU KARET Sebagai SUBSTITUSI KAYU HUTAN ALAM</p>
<p>Pembatasan penggunaan kayu yang berasal dari hutan alam sebagai bahan baku industri, bukanlah hal yang mencemaskan bagi pelaku industri kehutanan. Hal ini justru harus dijadikan tantangan agar industri tetap bertahan dan tidak terjadi pengurangan bahkan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan. Berbagai upaya yang bisa ditempuh antara lain melalui efisiensi penggunaan mesin dan penggantian sumber bahan baku yang berasal dari kayu hutan tanaman, hutan rakyat ataupun perkebunan</p>
<p>Sesuai Peraturan Pemerintah No.34/2002, kapasitas izin industri primer hasil hutan tidak boleh melebihi daya dukung hutan secara lestari dan sumber bahan baku industri primer hasil hutan selain dari hutan alam, dapat pula berasal dari hutan tanaman, hutan hak dan hasil dari perkebunan berupa kayu.</p>
<p>Guna mendukung program pelestarian hutan dengan cara tidak menggunakan kayu yang berasal dari hutan alam sebagai bahan baku industri kayu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah melakukan revitalisasi industri kehutanan. Program revitalisasi industri kehutanan yang dilakukan di Provinsi Sumatera Selatan berupa: Perbaikan perizinan industri primer hasil hutan kayu (IPHHK) dari bahan baku kayu bulat yang berasal dari hutan alam menjadi bahan baku kayu yang berasal dari hutan tanaman ataupun hutan rakyat; Mempermudah proses dan prosedur perizinan untuk industri yang menggunakan bahan baku kayu yang berasal dari hutan tanaman; Pengetatan pemberian Izin Usaha-IPHHK.</p>
<p>Menurut Syamsudin, Kepala Seksi Pengolahan Industri Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, saat ini pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tidak lagi mengeluarkan izin untuk industri primer yang akan memanfaatkan kayu yang berasal dari hutan alam. Setelah dilakukan revitalisasi dan pengetatan perizinan, kini industri yang aktif di Sumatera Selatan tinggal 72 industri dengan kapasitas untuk kayu gergajian 487.100 m3, plywood 276.000 m3, MDF (medium density fiberboard) 220.000 m3, Veneer 12.000 m3, serta Pulp 2.250.000 m3 per tahun. Jumlah ini jauh menurun dibanding tahun 1990-an yang mencapai 234 industri kayu. Dari jumlah itu, empat industri kayu telah menggunakan mesin rotary baru dengan diameter sisa log core mencapai 3-8 cm dengan kapasitas total 152.000 m3/tahun. Saat ini Pemprov Sumatera Selatan terus menggalakkan penggunaan bahan baku kayu non hutan alam dan penggantian mesin rotary dengan diameter sisa log core kecil bagi industri perkayuan.<span id="more-8"></span></p>
<p>Potensi kayu karet di provinsi ini cukup besar, mengacu data Dinas Perkebunan Sumatera Selatan tahun 2004, lahan karet yang ada mencapai 900.000 hektar. Luasan ini merupakan lahan karet terluas di seluruh Indonesia. Sekitar 129 ribu hektar diantaranya merupakan lahan karet yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Potensi kayu yang ada dari kayu karet tua yang perlu diremajakan sekitar 6,5 juta m3. Sedangkan peremajaan normal yang dilakukan per tahun umumnya sekitar 4% dari luas kebun karet yang ada atau sekitar 36.000 hektar. Dengan asumsi per hektar menghasilkan 50 m3 kayu, maka kayu hasil peremajaan ini bisa menghasilkan 1,8 juta m3 kayu karet yang dapat dijadikan sebagai sumber bahan baku industri kayu. Potensi sebesar ini dapat menjamin kesinambungan pasokan bahan baku industri kayu dengan bahan baku kayu karet sebagai substitusi kebutuhan pasar produk plywood dari kayu alam di provinsi Sumatera Selatan.</p>
<p>Volume kayu sebanyak ini merupakan peluang pengembangan industri veneer/kayu lapis dari kayu karet. Sebagai gambaran, industri veneer/kayu lapis skala sedang dengan kapasitas 30.000 m3/tahun dapat menyerap 300 tenaga kerja, baik pada industri maupun pada kegiatan eksploitasinya. Dengan potensi sebesar 1,8 juta m3/tahun atau setara dengan 1,25 juta m3 veneer atau plywood 900.000 m3/tahun dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 12.500 orang.</p>
<p>Dari pengamatan kami, perusahaan yang telah melakukan efisiensi mesin dan menggunakan bahan baku kayu yang berasal dari kayu rakyat dan perkebunan, perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik dan membuka lapangan kerja baru. Sebagaimana dikemukakan Sukriadi, Direktur Operasional PT Wahana Lestari Makmur Sukses, pihaknya telah membuka industri pengolahan kayu veneer dengan kapasitas 6 ribu meter kubik per tahun di Kabupaten Ogan Ilir yang menggunakan bahan baku kayu karet yang berasal dari masyarakat.</p>
<p>Dengan 3 buah mesin rotary, industri ini mampu mengolah bahan baku kayu karet dan kayu sengon berdiameter sekitar 50-60 Cm dengan diameter sisa/core hingga 3-4 cm. Sedangkan tenaga kerja yang mampu diserap sebanyak 80 orang. Veneer yang dihasilkan dikirim ke Jambi untuk diproses lebih lanjut menjadi kayu lapis/plywood. Hingga saat ini kebutuhan bahan baku masih dapat dipenuhi, baik dari karet rakyat maupun perkebunan. Pihaknya sudah mengadakan kerjasama dengan PTPN VIII untuk pemenuhan bahan baku kayu karet sebanyak 10.000 m3.</p>
<p>Untuk menjaga keberlangsungan pemenuhan kebutuhan bahan baku kayu karet rakyat, masyarakat diberi bibit dan pupuk serta biaya kompensasi sebesar Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per hektar. Umumnya masyarakat menyambut baik pemanfaatan kayu karet yang sudah tidak produktif ini, karena selama ini kayu karet yang sudah tua harus ditebang sendiri dan tidak ada yang memanfaatkannya.</p>
<p>Lebih jauh Sukriadi menambahkan bahwa selain kayu karet, Sumatera Selatan juga potensial dengan kayu sengon. Hampir di seluruh kabupaten dapat dijumpai kayu sengon hasil kegiatan sengonisasi yang belum termanfaatkan secara optimal. Di samping itu terdapat pula beberapa HTI yang siap panen yang belum melakukan penebangan karena kesulitan pemasaran. Sedang di hutan rakyat banyak dijumpai pula kayu akasia dan pulai, disamping banyak lahan kosong milik masyarakat yang dapat dikembangkan menjadi hutan tanaman rakyat. Semua potensi ini sangat prospektif bagi pengembangan industri kayu non hutan alam.</p>
<p>Arah revitalisasi industri kehutanan</p>
<p>Secara nasional, saat ini sebagian besar industri kehutanan masih bertumpu pada bahan baku kayu dari hutan alam, sedangkan kemampuan produksi kayu dari hutan alam menurun sehingga terjadi kesenjangan kemampuan pasokan bahan baku kayu dengan kebutuhan industri.</p>
<p>Kayu bulat yang bukan berasal dari hutan alam pada umumnya berdiameter kecil sehingga tidak efisien jika diproses dengan mesin rotary lama yang pada umumnya hanya mampu mengolah/mengupas sampai sisa log core berdiameter 20-25 cm. Namun dengan mesin rotary yang menggunakan teknologi baru, kayu bulat dengan diameter kecil mampu diolah hingga sisa log core berdiameter 3-8 cm, tergantung jenis kayu dan mesin yang digunakan.</p>
<p>Dengan demikian, sejalan dengan upaya revitalisasi industri kehutanan maka industri primer hasil hutan kayu ke depan diarahkan untuk hutan alam sebagai bahan baku andalan. Revitalisasi industri kehutanan juga diarahkan untuk menggunakan mesin rotary berteknologi baru sehingga lebih efisien dalam penggunaan bahan baku, hemat energi serta ramah lingkungan.</p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal">Daftar pustaka :</p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';">http://chanyvesmekot.peperonity.com/go/sites/mview/chanyvesmekot/17152250</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiyulianto90.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiyulianto90.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=8&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/12/sumber-daya-alam-provinsi-sumatera-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e22950a2c1f0999aac8e603a27e6356?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ajiyulianto90</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiyulianto90.files.wordpress.com/2008/03/images.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/11/7/</link>
		<comments>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/11/7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 12:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiyulianto90</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiyulianto90.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Home &#62; Obyek Wisata Sumatra Barat &#8211; Indonesia &#62; Kabupaten Agam &#62; Wisata Gunung Gunung Singgalang di Kabupaten Agam Kabupaten Agam &#8211; Sumatra Barat &#8211; Indonesia Gunung Singgalang di Kabupaten Agam Rating : 3.7 (6 pemilih) &#160; A.      Gunung Singgalang Selayang Pandang Gunung Singgalang merupakan salah satu dari beberapa gunung yang ada di Provinsi Sumatera [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=7&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="100%" cellPadding="0" cellSpacing="0">
<tr>
<td bgColor="#ffffff" align="left" vAlign="top">
<div style="text-align:left;margin:10px 0;" class="text3"><a href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/wp-admin/index.php">Home</a> &gt; <a href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/wp-admin/dest.php?a=REgvcw%3D%3D=">Obyek Wisata Sumatra Barat &#8211; Indonesia</a> &gt; <a href="http://ajiyulianto90.wordpress.com/wp-admin/dest.php?a=OEIvcw%3D%3D=">Kabupaten Agam</a> &gt; Wisata Gunung</div>
<div align="center" style="text-align:left;margin:10px 0;" class="text9">Gunung Singgalang di Kabupaten Agam</div>
<div align="center" style="text-align:left;margin:10px 0 20px;" class="small_2">Kabupaten Agam &#8211; Sumatra Barat &#8211; Indonesia</div>
<div align="center" style="text-align:left;margin:10px 0;" class="text6">
<table border="0" width="100%" cellPadding="0" cellSpacing="0">
<tr>
<td align="center"><img border="1" align="center" width="540" src="http://ajiyulianto90.wordpress.com/images/spacer.gif" alt="Gunung Singgalang di Kabupaten Agam" height="377" style="background-position:center 50%;background-image:url('img/wisata/p479d3b2c21150.jpg');background-repeat:no-repeat;" class="imgFull" /></p>
<div style="margin-top:10px;" class="small_4">Gunung Singgalang di Kabupaten Agam</div>
</td>
</tr>
</table>
</div>
<div align="center" style="text-align:center;margin:10px 0 20px;" class="text6">Rating : <img src="http://ajiyulianto90.wordpress.com/rating/gd.php?r=3.7" alt="Rating 3.7" /> 3.7 (6 pemilih)</div>
<p align="center" style="text-align:center;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"></span></b></p>
<p align="center" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:6pt 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><span>A.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Gunung Singgalang Selayang Pandang</span></b></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Gunung Singgalang merupakan salah satu dari beberapa gunung yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Ketinggian gunung Singgalang mencapai 2,877 meter dari permukaan laut. Gunung Singgalang secara geografis terletak di Kabupaten Agam. Gunung ini berdiri kokoh tepat berada di sebelah gunung Merapi. <span> </span></span></p>
<p align="center" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:6pt 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><span>B.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Keistimewaan</span></b></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:10px 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Gunung Singgalang mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Hutan Dipterokarp Bukit adalah kawasan hutan yang terdapat di ketinggian antara 300 – 750. Spesies utamanya ialah Pokok Seraya, Pokok Keruning, dan Pokok Meranti. Hutan Dipterokarp Atas adalah kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian 750 &#8211; 1,200 meter, spesies utamanya terdiri dari Pokok Meranti Bukit dan Pokok Damar Minyak. Hutan Montane merujuk kepada kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian 1,200 &#8211; 1,500 meter, spesies utamanya terdiri dar Pokok Mempening, Pokok Berangan, Pokok Damar Minyak, dan Pokok Podo. Hutan Ericaceous atau hutan gunung merujuk kepada kawasan hutan yang terdapat pada ketinggian melebihi 1,500 meter, spesies utamanya terdiri dar Pokok Kelat, Pokok Periuk Kera, dan berbagai-bagai jenis belukar, buluh, resam, paku-pakis, dan Lumut. </span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:10px 0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Gunung Singgalang, merupakan Gunung api yang tidak aktif. Gunung ini ditutupi hutan hujan tropis, trek pendakian terjal dan terdapat 2 buah telaga di daerah puncak yaitu “Telaga Dewi” dan “Telaga Kumbang”. </span></p>
<p align="center" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:6pt 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><span>C.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Akses</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"></span></b></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Untuk mencapai lokasi, para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari Bandara Ketaping Padang menuju Bukittinggi, perjalanan ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan denga biaya antara Rp. 10.000-Rp.15.000. Jalur Pendakian bisa dilalui dari 3 tempat, dari Koto Baru (Pandai Sikek), dari Balingka dan dari Toboh (Kenagarian Malalak). Bagi yang mengambil rute pendakian dari Koto baru, perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di Koto Baru, perjalaan dilanjutkan ke Pandai Sikek dengan angkot dengan ongkos Rp. 3000. <span> </span>Bagi yang mengambil rute pendakian dari Balingka, perjalanan dimulai dari padang turun di Padang Luar (Bukittinggi), dari Padang Luar menuju Batu Tagak dengan ongkos kira-kira Rp. 2.500-Rp. 4000, dengan menggunakan angkutan pedesaan Batu Tagak-Panambatan. Sementara bagi yang mengambil rute dari Toboh, perjalanan dimulai dari kota Padang kemudian turun di Padang Luar (Bukittinggi) kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Toboh dengan biaya kira-kira Rp. 3000-Rp 5000-,. Untuk </span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Verdana;">Memasuki kawasan gunung Singgalang para pendaki tidak dipungut biaya apapun.</span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p align="center" style="text-indent:-0.25in;text-align:left;margin:6pt 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><span>D.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Lokasi</span></b></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Lokasi Gunung Singgalang</span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"> dekat dengan kota Bukittinggi</span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">tetapi secara geografis gunung ini terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia. </span><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"></span></b></p>
<p><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:6pt 0 0 0.25in;" class="MsoNormal"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"><span>E.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Akomodasi</span></b></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Lokasi Gunung Singgalang tidak begitu jauh dari Kota Bukittinggi dan kota Padang Panjang. Mengingat Gunung Singgalang dekat dengan 2 kota ini, para wisatawan dari luar kota yang ingin berlama-lama di kawasan tersebut, dapat menginap di Hotel di dua kota itu. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">Di sepanjang </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">jalan menuju Gunung Singgalang,</span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"> <span>terdapat banyak restoran yang menyajikan </span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">aneka </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">hidangan</span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">masakan Padang yang dapat </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">mengobati rasa lapar para wisatawan. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Verdana;">(nf/wm/02/01-08)</span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal">__________</p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p align="center" style="text-align:justify;margin:6pt 0 10px;" class="MsoNormal"><span style="font-size:8pt;font-family:Verdana;">Sumber Foto: <i>pl.wikipedia.org</i></span></p>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiyulianto90.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiyulianto90.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=7&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/03/11/7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e22950a2c1f0999aac8e603a27e6356?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ajiyulianto90</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiyulianto90.wordpress.com/images/spacer.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Gunung Singgalang di Kabupaten Agam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ajiyulianto90.wordpress.com/rating/gd.php?r=3.7" medium="image">
			<media:title type="html">Rating 3.7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PP 2/2008 Dinilai Tak Berpihak Rakyat</title>
		<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/22/pp-22008-dinilai-tak-berpihak-rakyat-2/</link>
		<comments>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/22/pp-22008-dinilai-tak-berpihak-rakyat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 02:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiyulianto90</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ajiyulianto90.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, CyberNews. Di tengah bencana banjir dan longsor yang terjadi di musim hujan, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2008 pada 4 Febuari 2008 yang mengatur jenis dan tarif penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari penggunaan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan yang berlaku pada Departemen Kehutanan. Perhimpunan Rakyat Pekerja menilai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=4&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
Jakarta, CyberNews. Di tengah bencana banjir dan longsor yang terjadi di musim hujan, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2008 pada 4 Febuari 2008 yang mengatur jenis dan tarif penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari penggunaan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan yang berlaku pada Departemen Kehutanan. Perhimpunan Rakyat Pekerja menilai PP tersebut tidak berpihak pada rakyat.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Komite Pusat Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP) Irwansyah mengatakan sesuai PP 2/2008, penggunaan kawasan hutan, baik hutan lindung maupun produksi dikenai kompensasi Rp 1,2 – 3 juta per hektare per tahun. Kegiatan nonkehutanan yang dimaksud mencakup pertambangan dan pembangunan infrastruktur. Adapun kegiatan nonkomersial tidak dikenai kewajiban kompensasi. </p>
<p>&#8220;Artinya PP ini memungkinkan perusahaan tambang mengubah kawasan hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan tambang skala besar. Dan biaya sewa hutan itupun sangat rendah, jika dihitung per meter, maka hanya dikenai Rp 120–300 per meter per tahun,&#8221; kata Irwansyah dalam siaran pers Kamis (21/2) malam.</p>
<p>Menurut dia, PP ini sangat menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan pertambangan baik asing maupun nasional. Ada perusahaan pertambangan asing antara lain, Freeport Indonesia dan Newmont (Amerika Serikat), Rio Tinto (Inggris), Inco (Kanada), dan Newcrest (Australia). Sedangkan perusahaan tambang nasional antara lain, Bakrie, Medco dan Antam. &#8220;Perusahaan-perusahaan pertambangan tersebut sejak delapan tahun lalu melakukan lobi dan ancaman membawa Indonesia ke arbitrase Internasional. Hal ini dilakukan karena kontrak karya mereka terganjal status hutan lindung.&#8221;</p>
<p>Dia mengungkapkan UU Kehutanan tahun 1999 yang melarang tambang terbuka di hutan lindung berhasil diamandemen pada tahun 2006. Hasil dari amandemen UU Kehutanan tahun 1999, memberikan keistimewaan bagi sebagian perusahaan pertambangan asing untuk meneruskan tambangnya di hutan lindung. </p>
<p>&#8220;Sejak saat itu, jika perusahaan pertambangan ingin membuka tambang di hutan lindung, maka perusahaan tersebut harus mencari hutan kompensasi. Namun hal ini dikeluhkan oleh perusahaan pertambangan tersebut, dengan dalih mencari hutan kompensasi sangat sulit dan memakan biaya besar. Maka dengan munculnya PP No 2 tahun 2008, telah menjawab keluhan perusahaan pertambangan tersebut selama ini, dan jelas sangat menguntungkan bagi perusahaan pertambangan.&#8221;</p>
<p>Menurut dia, namun implikasi dari munculnya PP No 2 tahun 2008 akan berdampak langsung pada kerusakan hutan di Indonesia. Berdasarkan pengalaman selama ini, perusahaan pertambangan hanya akan menyebabkan kerusakan lingkungan di sekitar lokasi pertambangan. Untuk mendapatkan satu gram emas saja, sedikitnya 2,1 ton limbah batuan dan lumpur dibuang di lingkungan sekitar. </p>
<p>&#8220;Dengan logika seperti itu, maka lahan hutan yang digali tidak akan bisa dipulihkan fungsinya seperti sedia kala. Dan beberapa pengalaman, ternyata perusahaan pertambangan sangat merugikan rakyat sekitar. Di Kalimantan Timur, warga Dayak Paser terpaksa pindah kampong karena tergusur tambang batu bara Kideco Jaya Agung. Di Kalimantan Tengah, lahan warga Dayak Siang Murung Bakumpai dirampas oleh Aurora Gold.&#8221;</p>
<p>Kerusakan alam yang disebabkan oleh perusahaan tambang juga terjadi ketika lubang tambang puluhan hektar dan kedalaman ratusan meter dibiarkan menganga. Lahan rusak itu seperti yang terjadi pada lubang Etzberg milik Freeport, Toguraci milik Newcrest di Maluku Utara, Serujan milik Aurora Gold hingga ratusan lubang tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan ribuan lubang tambang timah di Bangka Belitung.</p>
<p>&#8220;Dengan munculnya PP 2 Tahun 2008 membuktikan pemerintah hanya mementingkan dan tunduk kepada para pemodal besar seperti perusahaan pertambangan asing dan nasional. Sementara yang dirugikan, lagi-lagi rakyat Indonesia, yang seharusnya dilindungi dan dijamin hak-haknya oleh Negara. Dampak perusakan lahan tersebut tentunya juga akan menyebabkan pemanasan global di dunia. Karena fungsi hutan untuk menyerap karbon dan mengurangi pemanasan global akan sia-sia. Hal ini juga membuktikan bahwa pemerintah tidak memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan hidup manusia dan generasi penerusnya.&#8221;</p>
<p>PRP menilai pemerintah telah gagal dalam melindungi dan menjamin hak-hak rakyat dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya dan keberlangsungan hidupnya. Pemerintah harus segera mencabut PP No 2 tahun 2008, karena hal ini kontraproduktif dengan inisiatif kerjasama internasional dan perubahan iklim yang baru saja dilakukan di Bali.</p>
<p>&#8220;Negara harus segera melakukan kontrak karya baru bagi perusahaan-perusahaan pertambangan di Indonesia dan menghentikan perjanjian kontrak dengan perusahaan pertambangan yang terbukti melakukan perusakan lingkungan dan merugikan rakyat Indonesia.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiyulianto90.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiyulianto90.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=4&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/22/pp-22008-dinilai-tak-berpihak-rakyat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e22950a2c1f0999aac8e603a27e6356?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ajiyulianto90</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/01/hello-world/</link>
		<comments>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/01/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 02:22:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ajiyulianto90</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=1&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ajiyulianto90.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ajiyulianto90.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ajiyulianto90.wordpress.com&amp;blog=2689940&amp;post=1&amp;subd=ajiyulianto90&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ajiyulianto90.wordpress.com/2008/02/01/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e22950a2c1f0999aac8e603a27e6356?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ajiyulianto90</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
